Menjaga Kebudayaan Indonesia - Gudang Ilmu

Friday, December 16, 2011

Menjaga Kebudayaan Indonesia

Jika kita berbicara tentang kebudyaan indonesia, maka kita akan menemukan banyak sekali keanekaragaman disana. Mulai dari agama, suku, ras, adat istiadat dan kebudayaan. Kemajemukan itu bisa menjadi sesuatu yang menguntungkan, dan bisa juga menjadi sesuatu yang malah merugikan bagi negara Indonesia, jika tidak dikelola dengan baik. Sebagai contoh, karena tidak adanya kepedulian negara Indonesia terhadap kebudayaan-kebudayaannya sendiri. Akhirnya kebudayaan itu diakui dan dipatenkan oleh negara tetangga, yaitu malaysia. Padahal kebudayaan itu sebenarnya asli berasal dari daerah di Indonesia. Beberapa hasil kebudayaan yang diakui oleh malaysia adalah angklung dan tarian Reog Ponorogo.

Apakah dengan kejadian itu Indonesia masih akan membiarkan kebudayaan-kebudayaan yang lain diakui lagi oleh negara tetangga? Jika jawabannya iya maka sebenarnya indonesia sudah tidak memiliki ideologi kebangsaan lagi, dan jika sebuah negara tidak punya ideologi maka negara tersebut akan mudah untuk dihancurkan baik dari dalam maupun dari luar.
Setidaknya kejadian-kejadian seperti itu bisa menjadi sebuah koreksi bagi rumah tangga pemerintah Indonesia, kok bisa-bisanya negara lain mengakui kebudayaan negara Indonesia? Dimana perhatian pemerintah terhadap kebudayaannya sendiri, sampai-sampai negara lain mengakui dan mematenkan hasil kebudayaan Indonesia sebagai kebudayaannya.
Sebenarnya kejadian seperti itu sungguh memalukan sekali, tidak seharusnya sebuah negara yang kaya akan budaya lalu negara tersebut membiarkan saja kebudayaannya. Karena budaya indonesia adalah warisan nenek moyang yang tak ternilai harganya, seharusnya kita semua menjaga dan melestarikannya. Supaya kebudayaan Indonesia tidak menghilang atau bahkan diambil oleh negara lain.
Lalu pertanyaanya siapa yang harus menjaga kebudayaan ini? Apakah pemerintah saja, atau masyarakat yang memiliki kebudayaan itu, atau siapa? Kita bisa membagi tugas dalam hal ini. Jika itu pemerintah maka tugasnya adalah menjaga supaya kebudayaan itu tidak diambil negara lain dan mematenkan diorganisasi internasional yang menangani tentang kebudayaan yang sering kita sebut dengan UNESCO. Tidak hanya itu pemerintah juga harus membuat dokumentasi terkait kebudayaan-kebudayaan yang ada di indonesia. Agar luar dan masyarakat indonesia sendiri tahu bahwa sebenarnya Indonesia itu kaya akan kebudayaan.
Apakah hanya itu saja tugas pemrintah terkait dengan budaya yang ada di Indonesia? Tentu saja tidak, masih ada tugas atau peran pemerintah dalam menjaga kebudayaan, yaitu mendirikan sanggar budaya atau sebuah museum yang didalamnya terdapat berbagai kebudayaan-kebudayaan Indonesia. Mungkin untuk yang satu ini sudah dilakukan tetapi belum maksimal. Masih perlu membuat museum lagi yang tingkatannya nasional dimana didalamnya terdapat seluruh budaya-budaya indonesia. Ini memang bukan tugas yang ringan, tapi ini menjadi tugas pemerintah. Jadi mau tidak mau pemerintah harus melaksanakan hal itu.
Itulah salah satu cara menjaga kebudayaan Indonesia yang menjadi tugas dari pemerintah. Hal itu penting karena menyangkut tentang harga diri. Sebuah bangsa yang mempunyai kebudayan akan lebih bangga di dunia internasional jika dibandingkan dengan negara yang tidak memiliki atau hanya memiliki sedikit kebudayaan. Jadi sungguh aneh negara yang membiarkan kebudayaannya diambil oleh negara lain.
Tapi satu hal yang perlu dicermati kita tidak bisa terus-terusan menyalahkan pemerintah Indonesia. Mungkin juga harus berfikir tentang negara yang telah mengambil kebudayaan bangsa kita. Apa motif atau niat sebenarnya dari negara tersebut mengambil kebudayaan negara lain? Sekedar intermezzo bahkan malaysia juga mengakui pulau terluar dan laut Indonesia sebagai miliknya. Untuk masalah itu kita serahkan saja kepada pemerintah Indonesia.
Nah sekarang apa tugas dari masyarakat Indonesia. Tugas masyarkat Indonesia adalah melestarikan supaya kebudayaan itu tidak punah atau hilang dimakan zaman. Terutama masyarakat yang memilki kebudayaan tersebut.
Dengan semakin berkembangnya teknologi, banyak sekali kebudayaan tradisional yang semakin menghilang. Teknologi yang semakin berkembang memliki dampak negatif yaitu menggeser budaya-budaya Indonesia yang sifatnya tradisional, seperti permainan tradisional anak-anak dijawa tengah, misalnya cublak-cublak suwung, jamuran, dll. Padahal permainan seperti itu mengajarkan kepada kita untuk saling pedulli kepada sesama. Karena semua permainan tradisional itu tidak ada yang dimainkan sendiri, melainkan banyak orang. Jadi hal itu bisa menambah rasa persaudaraan diantara para pemainnya. Berbeda dengan permainan sekarang yang mengajarkan kita bersifat individualis.
Budaya-budaya seperti itu haruslah dilestarikan supaya tidak menghilang begitu saja. Karena hal yang besar itu tercipta dari hal-hal kecil seperti itu. Dan negara yang besar itu selalu menghargai kebudayaannya sendiri.
Jadi intinya manjaga kebudayaan Indonesia adalah tugas kita bersama. Baik pemerintah, masyarakta maupun instansi-instansi tertentu memiliki peran untuk menjaga kebudayaan Indonesia. Seperati yang telah diterangkan diatas, bahwa kebudayaan Indonesia adalah warisan nenek moyang yang tidak ternilai harganya.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda